Arena of Valor

5 Fakta Unik Tentang Game Arena of Valor yang Belum Anda Ketahui

Game Moba memang sedang naik daun beberapa tahun belakangan. Salah satu yang paling fenomenal yakni kemunculan Arena of Valor. Garena AOV menyajikan pertarungan sengit dan berbeda dari permainan lainnya.

Apalagi ada banyak hero super keren yang dapat dibeli dan kemudian dimainkan. Apa yang ditawarkan tersebut membuatnya kini mempunyai pemain aktif dari berbagai penjuru di dunia.

5 Fakta Unik Tentang Game Arena of Valor yang Belum Anda Ketahui

Di negara asal dari game ini sendiri (China) pengguna aktifnya sangat banyak yakni mencapai 200 juta pemain per bulan. Itu adalah jumlah pemain yang sangat fantastis untuk seukuran game mobile.  Sudah sangat populer tak membuatnya terlepas dari banyak fakta unik dan patut di simak. Penasaran? Baca di bawah ini.

Advertisement

1. Rata-Rata Pemainnya adalah Perempuan

Mendengar tulisan di atas mungkin Anda sedikit merasa heran bukan? Bagaimana bisa game yang menawarkan konsep pertarungan di suatu arena dengan saling membunuh dan menghancurkan pertahanan tim lain ini banyak dimainkan perempuan walau game seperti ini normalnya dimainkan untuk laki-laki.

Tapi dari faktanya memang demikian. Dari total keseluruhan pemain Arena of Valor, 54% pemainnya merupakan Perempuan. Sangat menarik bukan?

Baca Juga: 9 Arena of Valor Hero Terkuat dan TerfavoritMaksimalkan Hero Zanis Arena of Valor dengan 3 Tips Ampuh Ini

2. Dapat Dimainkan di Nintendo Switch

Sifat tidak mudah puas memang layak disandang oleh Tencent sebagai developer terbaik game asal China. Sudah terkenal di mobile tak membuatnya berhenti sampai di situ. Kini AOV juga siap dimainkan di konsol Nintendo Switch.

Advertisement

Bahkan grafis yang disajikan akan terlihat semakin memukau sehingga Anda akan semakin betah ketika memainkannya. Ditambah lagi akan ada fitur terbaru yang disediakan di dalamnya mode “Hook War Mode” yang akan berfungsi untuk menyempurnakan ‘motion control’ pada Joycon di Nintendo Switch. Tentu menambah akan seru ketika memainkannya.

Dengan tersedianya di Nintendo Switch inilah yang membuat Garena AOV unggul dari pesaing utamanya di moba mobile yaitu Mobile Legends.

3. Dapat sebutan Racun

Tahun 2017 bisa dibilang menjadi mimpi buruk bagi AOV, Beberapa kasus terungkap ke publik bahkan korbannya anak di bawah umur, yaitu pada seorang gadis yang baru berusia 11 tahun ketahuan mencuri 100,000 Yuan atau sekitar Rp 200 juta dan seorang siswa yang baru berusia 13 tahun nekat melompat dari sebuah gedung kabarnya diomelin terus karena terlalu sering bermain. Tak ayal banyak media di China menyebut bahwa permainan yang satu ini sangat berbahaya.

Kasus ini juga membuat Tencent mengalami kerugian cukup besar sebesar USD 17,5 miliar disebabkan saham AOV yang menurun cukup drastis sebesar 5,1%. Karena kasus tersebut kini di China menetapkan aturan batas waktu bermain agar kasus serupa tidak terulang lagi.

Baca Juga: Tencent Menjadi Perusahaan Asia Pertama Yang Bernilai Lebih dari 6,756 Triliun Rupiah

4. Target Utama untuk Pasar Global

Sukses di pasar China dan beberapa kawasan Asia lainnya tidak membuat Tencent sebagai developer berpuas diri. Pembenahan terus dilakukan agar permainan 5 vs 5 ini banyak d terima di negara lain. Bahkan kabarnya pihak terkait siap melakukan penyesuaian mengenai beberapa hero agar negara lain lebih nyaman dalam memainkannya.

Perlu diketahui bahwa banyak heronya berasal dari mitologi China. Jika ada penyesuaian maka akan mudah diterima negara lain, seperti dari sumber mengatakan jika Arena of Valor versi Amerika tidak memakai karakter hero dari mitologi China melainkan diganti dengan karakter superhero seperti Komik DC.

Garena AOV Indonesia juga baru-baru ini merilis hero spesial dari hero pendekar Wiro Sableng dengan role Tank/Warrior.

5. Seorang Gadis Menjadi Buta

Image Source: bektleay.com

Fakta kelam lagi-lagi menghinggap di game populer yang satu ini. Pada tahun 2017 seorang gadis muda mengalami kerusakan mata cukup memprihatinkan akibat terlalu lama bermain AOV, setelah di selidiki para dokter dan terkena Retinal Artery Occlusion (RAO) (penyumbatan di salah satu arteri yang membawa darah ke retina). Durasi yang terlalu lama ketika memainkannya nyatanya membahayakan mata pemainnya.

Hal itu juga diiyakan dokter yang menangani perempuan tersebut. Namun, kasus kali ini tidak mencemari AOV karena memang kesalahan sepenuhnya diciptakan oleh perempuan tersebut. Jadi bagi kalian yang bermain game atur waktu kalian jangan terlalu lama bermain karena akan berbahaya bagi kesehatan.

Berikan Rating untuk Konten ini:

Terima Kasih

Bermain Game jangan sampai Melalaikan Waktu / Kewajiban ya!

Gabung Komunitas VazGaming

Ghustara

Writer pemula. Jangan lupa selalu kunjungi website VazGaming ini ya kak~ Ikuti media sosial saya di bawah ini, siapa tau bisa main bareng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *