Feature

5 Negara dengan Penghasil Hadiah Esports Terbesar Sepanjang Sejarah

Esports kini menjadi trend hampir di seluruh kalangan usia seluruh dunia. Tidak hanya anak-anak, namun juga orang dewasa pun banyak menggeluti kegiatan Esports. Harus diakui, potensi yang ditimbulkan Esports sangat amat menguntungkan mengingat posisinya yang tengah naik daun. Bahkan, kini bermunculan atlet-atlet Esports hingga ke perlombaan olahraga Asian Games 2018.

Berbarengan dengan hal tersebut, terdapat beberapa negara yang mulai mendominasi permainan Esports. Bahkan kini bermunculan tidak hanya gamer namun juga atlet-atlet Esports yang menjadi ikon tersendiri di cabang olahraga tersebut. Negara mana sajakah itu?

Image Source: gosugamers.net

Baca Juga:

5. Denmark, 1,171 pemain (USD 22,896,811.52)

Momen saat tim Astralis berhasil memenangkan kompetisi FACEIT Major London 2018
Image Source: mineski.net

Denmark secara mengejutkan menduduki posisi negara berpendapatan tinggi nomor 5 dunia yang berasal dari penghasilan para atlet Esports berbakat dan berpengalaman. Pendapatan nomor satu Esports Denmark diraih oleh Johan “n0tail” Sundstein dengan angka USD 1,486,638.96.

Salah satu Esports yang Ia kuasai ialah Dota2 yang terkenal dengan beragam turnamennya, di antara kemenangan tersebut berhasil memenangkan 3 turnamen berkelas Major bersama tim OG. Selain n0tail tentu ada yang lain seperti pemain CS:GO tim Astralis lalu League of Legends tim Team SoloMid.

4. Swedia, 2,160 pemain (USD 29,516,566.89)

Momen saat tim Alliance memenangkan The International 3
Image Source: mweb.co.za

Negara berikutnya yang berhasil menguasai hadiah Esports terbanyak ialah Swedia. Roster raksasa yang menguasai Esports Dota2 ialah Alliance, sebuah aliansi pemain asal Swedia di gelaran The International 3. Tim yang dipimpin Loda berhasil menyingkirkan Natus Vincere di babak final.

CS:GO juga berhasil menyumbangkan atlet eSports di Swedia seperti tim Fnatic, Ninjas in Pyjamas yang sering memenangkan berbagai kompetisi dengan mulus. Untuk atlet dari Swedia yang berhasil menyumbang hadiah terbesar yaitu atlet Dota2, bernama Gustav “s4” Magnusson yang juga merupakan mantap offlaner Alliance, OG.

Saat ini s4 bersama tim Evil Geniuses, total hadiah yang telah ia ikuti selama merintis karir eSports sebesar USD 1,619,277 mengesankan bukan.

3. Korea Selatan, 3,103 pemain (USD 69,397,061.73)

Momen saat tim SK Telecom T1 Memenangkan Tropi
Image Source: thescoreesports.com

Siapa sangka Korea Selatan dapat menempati posisi ini? Namun harus diakui, bahwa Korea Selatan memang menyimpan talenta Esports yang cukup mendunia. Salah satunya ialah tim MVP Phoenix yang berhasil menguasai permainan Dota2.

Tidak hanya pada Dota2, League of Legends pun didominasi oleh atlet Esports dari Korea Selatan, contohnya Faker, ikon League of Legends Korea Selatan yang telah meraih hadiah esports sebanyak USD 1,172,048 selama karirnya.

2. China, 3,345 pemain (USD 83,897,769.15)

Wings Gaming Saat memenangkan The International 2016
Image Source: mashable.com

China berhasil merajai ranah Esports seperti pada cabang permainan Dota2. Faktanya, China berhasil memenangkan kejuaraan akbar Dota2, The International beberapa kali. Beberapa atlet Esports ikonik dari China ialah Invictus Gaming, Newbee, serta Wings Gaming.

Tidak jarang juga China merebut posisi runner-up seperti yang dihasilkan oleh CDEC Gaming, Vici Gaming, dan EHOME. Wings Gaming sendiri berhasil menghasilkan prizepool senilai USD 20,770,460 dan 44% dari total tersebut digenggam oleh Wings Gaming Sendiri. Kurang lebih yang Ia pegang ialah USD 9,139,002.

1. Amerika Serikat, 11,693 pemain (USD 91,088,592.28)

Momen Haru ketika Liquid berhasil memenangkan The International 2017
Image Source: gosugamers.net

Sampai di posisi pertama yang sangat sengit, karena sering saling balapan antara Amerika dan China ini. Namun saat post ini dibuat (06/12/2018) Amerika Serikat Berhasil menyalip China. Amerika sendiri adalah negara dengan atlet eSports terbanyak di dunia yaitu 11,693 pemain.

Ranah kompetisi Dota 2, dikuasai oleh Amerika Serikat dengan atlet-atlet Esports terbaik yang dimiliki mereka. Di antaranya, adalah Universe, Fear, Moo, dan ppd yang bermain di tim Evil Geniuses dan CompLexity Gaming. Bahkan, Universe alias Saahil Arora yang merupakan garda depan tim tersebut memiliki pendapatan sebesar USD 2,996,693.47.

Selain Dota 2, ranah yang berhasil didominasi Amerika Serikat ialah Call of Duty Series dan Halo Series.

Demikianlah negara-negara raksasa penguasa Esports saat ini. Mengagumkan sekali, bukan? Bagaimana dengan Indonesia? Apa kabar atlet-atlet Esports negara ini? Sayangnya, Indonesia masih terletak di bawah Kroasia hingga Afrika Selatan yakni posisi 49.

Tentu hadiah akan terus bertambah dan sewaktu-waktu posisi akan berubah juga, Wah semoga saja Indonesia bisa meningkatkan kualitas atlet Esportsnya ya.

Adhityo Rachman Hakim

Tertarik pada dunia video game seperti fps, sport, simulator. Dan menyukai dunia teknologi. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.
Close